port polio
tentang pemahaman berbagai macam design
Sabtu, 14 April 2012
pemberitahuan
buat yang suka buka blog saya .., tolong anda komentar apa saja yang saya harus isi lagi di blog saya .., agar yang anda inginkan saya bisa perbaharui .. terima kasih :D
Minggu, 01 April 2012
tutorial adobe flash II
uiscrollbar adalah salah satu dari component user
interface di flash yang digunakan untuk membuat scrolling text/teks yang dapat
di scroll. Kelebihan dari component ini terdapat dalam kemudahan pemasangannya.
Sedangkan kekurangannya adalah bentuk scrollingnya yang tidak dapat
dimodifikasi/diubah. Berikut cara sederhana menggunakan uiscrollbar untuk
scrolling text dengan scrolling yang terdapat pada sebelah kanan text:
1. Buatlah sebuah dynamic text di stage dengan menggunakan Text Tool.
Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang
muncul, ubah Line type menjadi Multiline, serta aktifkan tombol Selectable
(agar teks dapat di scroll menggunakan roll mouse), Render text as HTML, dan
juga Show border around text (memunculkan garis di dynamic text) sehingga pada
panel properties akan tampak seperti di bawah ini:
Tampilan
pada panel properties
2. Buka panel component dengan menekan Ctrl+F7.
Tekan tanda + di samping User Interface untuk menampilkan component di
dalamnya. Drag uiscrollbar ke dalam dynamic text sebelah kanan.
Tampilan
pada panel Component
3. Masukkan tulisan ke dalam dynamic text.
Masukkan tulisan yang cukup panjang, apabila tulisan kurang panjang maka text
tidak bisa di scroll.
4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya :
Sabtu, 31 Maret 2012
tutorial adobe flash
Selain menggunakan uiscrollbar, kita juga dapat membuat scrolling
text sendiri. Membuat scrolling text sendiri memang lebih sulit dibandingkan
dengan menggunakan uiscrollbar. Namun
scrolling text yang akan kita buat dibawah ini dapat dimodifikasi/diubah
bentuknya.
1. Buatlah sebuah segitiga. Seleksi
segitiganya dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan panah sebagai
Name dan Movie clip sebagai Type lalu tekan OK.
Gambar segitiga
2. Seleksi movie clip panah dan
tekan Ctrl+F3. Masukkan panah_atas sebagai Instance name pada panel properties.
3. Pastikan anda masih menyeleksi
movie clip panah tadi dan tekan Ctrl+D sekali maka akan muncul movie clip panah
lagi. Putar arah segitiga 180 derajat. Ubah Instance name sgitiga yang
diputar menjadi panah_bawah.
Movie clip panah yang dibalik
4. Buatlah sebuah persegi panjang.
Seleksi persegi panjang dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan
persegipanjang sebagai Name dan Movie clip sebagai Type serta ubah Regitrationnya
menjadi di pojok kiri atas lalu tekan OK.
Tampilan pada Convert to Symbol movie clip persegipanjang
5. Seleksi movie clip persegipanjang
dan tekan Ctrl+F3. Masukkan scroll_bg sebagai Instance name pada panel
properties.
6. Pastikan anda masih menyeleksi
movie clip persegipanjang tadi dan tekan Ctrl+D sekali maka akan muncul movie
clip panah lagi. Seleksi movie clip hasil duplikasi dan tekan Ctrl+F3. Berikan
scroller sebagai instance name dan ubah Color menjadi Tint R:255 G:0 B:0 100%
pada panel properties.
Tampilan pada panel properties movie clip scroller
7. Buatlah sebuah dynamic text dengan
menggunakan text tool. Seleksi dynamic textnya dan tekan Ctrl+F3. Pada panel
properties yang muncul lakukan hal berikut :
Masukkan text_scroll di kotak
instance name
Ubah Line type menjadi multiline
Aktifkan tombol Render as HTML dan
Show borderaround text (optional:memunculkan garis di dynamic text)
8. Sehingga di panel properties
dynamic text akan tampil seperti di bawah ini:
Tampilan pada panel properties dynamic text
9. Buka panel component dengan
menekan Ctrl+F7. Tekan tanda + di samping User Interface untuk menampilkan
component di dalamnya. Drag uiscrollbar ke dalam dynamic text sebelah kanan.
Jika sudah, hapus uiscrollbar di stage.
10. Masukkan tulisan ke dalam dynamic
text.
11. Letakkan objek-objek tadi
seperti dibawah ini:
Movie clip scroll_bg berada di bawah movie clip scroller
12. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada
kotak actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
|
TextField.prototype.maxviewable
= function()
{
if (this.maxscroll>1) {
return (this.bottomScroll);
}
};
scroller._yscale =
text_scroll.maxviewable()/text_scroll.maxscroll*100;
amountPerScroll = (scroll_bg._height-scroller._height)/text_scroll.maxscroll;
scroller.onPress = function() {
startDrag(this, false,
scroll_bg._x, scroll_bg._y, scroll_bg._x,
scroll_bg._y+scroll_bg._height-this._height);
this.onEnterFrame
= function()
{
amountFromTop
= this._y-scroll_bg._y;
text_scroll.scroll = Math.floor(amountFromTop/amountPerScroll)+1;
};
};
scroller.onRelease =
scroller.onReleaseOutside=function ()
{
this.onEnterFrame
= null;
stopDrag();
};
panah_bawah.onPress = function() {
this.onEnterFrame
= function()
{
if (text_scroll.scroll1) {
text_scroll.scroll--;
scroller._y = scroller._y-amountPerScroll;
} else {
scroller._y = scroll_bg._y;
}
};
};
panah_atas.onRelease =
panah_atas.onReleaseOutside=function ()
{
this.onEnterFrame
= null;
};
|
13. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat
hasilnya.
Jumat, 30 Maret 2012
pengumuman
pemberitahuan di web www.companyricxy.blogspot.com ini akan ditambahkan macam-macam tutorial seperti :
- 3ds max
- autocad
- photoshop
- flash
- dll
Rabu, 28 Maret 2012
tutorial photoshop
Efek Dance Ray
ell, kembali ke Photoshop! Di Tutorial Photoshop ini, saya ingin sedikit berbagi kepada pembaca mengenai trik dasar membuat “Lighting Effect” pada sebuah foto. Okey, Untuk lebih lengkapnya akan saya jelaskan step by step sebagai berikut:
1. Tahap pertama adalah pemilihan sebuah foto yang akan kamu gunakan. Gunakan saja foto kamu sendiri atau boleh juga dengan menggunakan foto “Dance” di bawah ini. Kalau gitu, save dulu deh fotonya...

2. Kemudian buka foto yang tadi kamu save kedalam Photoshop melalui perintah Menu File > Open. Setelah fotonya berada dalam Photoshop, klik-ganda layer background untuk mengubah layer background menjadi layer biasa. Kamu juga dapat mengganti nama layernya misalnya saja layer “Dance”

3. Sekarang kamu hapus background dari foto tersebut. Kamu dapat melakukannya dengan memilih Eraser Tool (E) pada toolbox dan menyapukannya ke area background foto.

4. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer baru tersebut di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Black Background”.

perpaduan tombol Shift+F5 pada keyboard untuk menampilkan kotak dialog Fill. Saat kotak dialog Fill tampil, pilih Black pada bagian Use. Dan klik OK.

Sehingga background fotonya sekarang menjadi warna hitam.

5. Sekarang beralih kepada layer “Dance”. Pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.

Coba kamu lihat hasilnya! Hmm tapi ini belum selesai, masih banyak lagi yang mesti kita lakukan Lagi.

Tekan tombol “D” kemudian tekan juga tombol “X” pada keyboard untuk memberikan warna putih pada Foreground Color.
6. Kemudian pilih Ellips Tool (U) dan buatlah sebuah lingkaran. Posisikan layer “Shape 1” diantara layer “Dance” dan layer “Black Background”. Dan kurangi nilai Opacitynya menjadi 50%.

Duplikat layer “Shape 1” sebanyak 3 kali dengan cara menekan perpaduan tombol Ctrl+J pada keyboard. Dan atur letak ke-4 objek lingkaran tersebut seperti berikut.

7. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut tepat di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Grunge”.

8. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox dan di sini saya akan menggunakan jenis brush “Flow and Grunge”. Silahkan download dulu brushnya disini.

9. Dan sapukan brushnya di layer “Grunge” yang kita telah buat sebelumnya.

10. Buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Line”.

11. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox. Gunakan jenis Brush yang berbentuk bulat. Dan berikan nilai 6px untuk Size dan 100% untuk Hardnessnya.

12. Pilih Pen Tool (P) pada toolbox. Dan buatlah garis path seperti ini.

13. Klik kanan pada Canvas Image dan pilih Stroke Path.

Pada kotak dialog Stroke Path, pilih Brush pada bagian Tool. Dan klik OK.

14. Lalu tekan enter untuk menghilangkan garis pathnya. Dan lihat hasilnya.

15. Pastikan layer “Line” masih dalam keadaan aktif.
Sekarang pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.

Coba hasilnya, garis yang kamu buat tadi menjadi seolah-olah tampak bercahaya. Keren yah? Eits, tapi ini belum selesai. Mari kita lanjutkan.

16. Pilih Eraser Tool (E) dan hapuslah sebagian garis yang ditunjukan oleh anak panah pada gambar berikut agar garis tersebut tampak melingkari tubuh si Dancer.

Untuk yang terakhir, buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Line”.
Beri nama layer tersebut “Light”.

17. Pilih Brus Tool (B) yang bersisi lembut atau Brush yang nilai Hardnessnya sebesar 0%. Buat semacam bola cahaya dengan warna biru dan orange.

18. Pilih Menu Filter > Blur > Gaussian Blur

Dan berikan nilai Radius sebesar 25px. Jangan lupa klik OK.

Tadaa! Hasil akhirnya adalah seperti ini. Oh ya, kamu juga dapat menambahkan objek-objek lainnya agar lebih menarik.
Be creative designers and good luck!

Dance Ray dengan Grunge Effect
Semoga aja apa yang saya tulis disini bisa menjadi satu inspirasi dan bahan pembelajaran bagi temen-temen yang sedang belajar Photoshop.
tutorial photoshop SILHOUETTE
Membuat SILHOUETTE
Salam kenal, dalam Tutorial Kali ini adalah membuat Silhouette.
LANGKAH-LANGKAHNYA:
1. Pilih Foto yang akan di jadikan silhouette. Saya akan pilih foto yang satu ini :

Untuk Download Klik Disini
2. Seleksi gambar yang akan dijadikan silhouette. (Pisahkan Background)

Cara Seleksi pada photoshop sudah diterangkan dalam tutorial terdahulu... Jika kesulitan mencari, gunakan Google Service...
3. Buat file baru dengan ukuran 1024 x 768 pxl, lalu pindahkan dengan move tool bagian yang telah terseleksi tadi. Setelah berada defile baru, set blending option untuk layer 1, Color overlay pilih warna hitam, opacity 100%.
Hasilnya:

4. Sekarang saatnya menggambar backgroundnya. Matikan dulu ‘Layer 1’ agar tidak terlihat. Lalu pilih Custom shape tool. Buat segitiga memanjang seperti pada gambar. Saya memilih warna #38befd .

5. Ulangi terus langkah ke empat sampai terlihat pada gambar dibawah ini.

6. Nyalakan kembali ‘Layer 1’ lalu naikkan/pindahkan ke urutan sampai paling atas.
Hasilnya:

7. Pilih layer dibawah ‘Layer 1’. Pilih Layer > New Fill Layer > Gradient… . Set seperti gambar dibawah. Saya pilih warna #91dcff gradasi ke putih

ZOOM GRADIEN FILL

ZOOM GRADIENT EDITOR

8. Duplicate ‘Layer 1’ untuk membentuk bayangannya. Set opacitynya menjadi 20%.

9. Selesai. Sekarang terserah anda bagaimana memvariasiakan gambarnya. Selamat berkarya..

Silhoutte by Gael
Terima Kasih
SEMOGA BERMANFAAT
Langganan:
Entri (Atom)









